Partai NasDem adalah sebuah
partai politik di
Indonesia yang baru diresmikan di Hotel Mercure Ancol,
Jakarta Utara pada tanggal
26 Juli 2011[1]. Partai ini didukung oleh
Surya Paloh yang merupakan pendiri organisasi bernama sama yaitu
Nasional Demokrat. Hal ini terlihat dari bisnis media yang dipimpinnya,
Metro TV, yang selalu memberikan berita terbaru seputar aktivitas Partai NasDem. Meskipun demikian,
ormas tersebut mengatakan bahwa partai tersebut tidak memiliki kaitan apapun dengan partai ini.
[2]
Pada Januari 2013,
KPU menetapkan 10
partai politik
yang lolos tahapan verifikasi administrasi dan faktual, dan menjadikan
Partai NasDem sebagai satu-satunya partai baru yang lolos sebagai
peserta Pemilu 2014.
[3]
Pada bulan yang sama, partai ini diramaikan oleh isu terjadinya konflik
di tataran para elit partai. Ketua Majelis Tinggi Partai Nasional
Demokrat, Surya Paloh, kabarnya akan dicalonkan sebagai Ketua Umum
Partai NasDem pada Kongres Partai NasDem yang akan diadakan pada 25
Januari 2013 di
Jakarta.
[4] Pada bulan tersebut juga terjadi aksi pemecatan terhadap Sekjen DPW DKI Garda Pemuda Nasdem,
Saiful Haq, sekaligus pembekuan kepengurusan DPW tersebut.
[5]
Pada kongres perdana partai ini, yang diadakan pada Januari 2013,
seluruh peserta kongres Partai NasDem yang berasal dari seluruh
Indonesia secara aklamasi sepakat mengangkat Surya Paloh sebagai Ketua
Umum Partai NasDem yang baru, menggantikan
Patrice Rio Capella.
SEJARAH PARTAI NASDEM
Sejarah Singkat Partai NasDem
KONGRES I Partai NasDem
yang digelar pada 25-26 Januari 2013 di Jakarta menjadi tonggak sejarah
perjalanan Partai NasDem. Berbagai keputusan penting dikeluarkan dalam
kongres ini. Satu di antaranya ialah memilih dan menetapkan Surya Paloh sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem periode 2013-2018. Ibarat perahu, layar telah terkembang, lengkap dengan nakhoda dan awak kapal.
Keputusan
tersebut diambil pada sidang pleno pertama tanggal 25 Januari 2013
sekitar pukul 23.00 WIB. Seluruh 33 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), 497
Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan empat organisasi sayap (Gerakan Massa
Buruh, Liga Mahasiswa, Badan Avokasi Hukum, dan Petani NasDem), bersatu
suara memercayakan Surya Paloh menjadi nakhoda Partai NasDem selama lima
tahun.
Kongres juga
memberi mandat penuh kepada Surya Paloh untuk menyusun kepengurusan dan
perangkat partai. Amanah kongres ini harus selesai selambat-lambatnya 14
hari sejak Surya Paloh terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum.
Bukan cuma itu,
Kongres juga memberi mandat penuh kepada Dewan Pimpinan Pusat di bawah
kepemimpinan Surya Paloh untuk menetapkan strategi dan kebijakan guna
memenangi Pemilihan Umum Legislatif 2014.
Mengapa Kongres
memberikan mandat penting itu kepada Surya Paloh? Pasalnya, Pemilu 2014
sudah di depan mata. Oleh sebab itu, Kongres memandang, rekrutmen calon
anggota legislatif (caleg) merupakan bagian penting dan strategis dalam
upaya memenangi Pemilu 2014.
Kongres I Partai
NasDem saat itu diikuti 66 orang yang mewakili 33 DPW, 994 orang
mewakili 497 DPD, 9 orang mewakili Majelis Tinggi, dan 2 orang anggota
Dewan Pakar. Selain peserta yang memiliki hak suara, Kongres juga
dihadiri 800 orang peninjau yang datang dari seluruh penjuru Indonesia.
Dalam pidatonya
setelah terpilih menjadi ketua umum, Surya Paloh antara lain
menjelaskan, jabatan ketua umum bukanlah kredit poin. Pasalnya, Surya
Paloh-lah yang mendirikan Partai NasDem dan sempat menjadi Ketua Majelis
Tingggi Partai NasDem, sejak partai ini didaftarkan ke Kementerian
Hukum dan HAM. Sebelum Surya Paloh terpilih secara resmi menjadi ketua
umum Partai NasDem, adalah Patrice Rio Capella yang dipercaya sebagai
ketua umum.
Kongres I Partai
NasDem 25-26 Januari 2013 disebut Surya Paloh sebagai tonggak sejarah
partai ini dalam melakukan gerak dan langkah ke depan untuk melakukan
perubahan melalui gerakan Restorasi Indonesia.
Partai ini,
demikian Surya Paloh, harus mampu memberi catatan dengan tinta emas
dalam lembaran perjalanan partai-partai politik di Indonesia. Meskipun
baru, Partai NasDem telah membuat prestasi yang luar biasa. Prestasi
luar biasa yang dimaksudkan Surya Paloh adalah partai ini telah memiliki
visi dan misi yang konkret (Restorasi Indonesia), sementara itu
orang-orang yang ada di dalamnya memiliki kemampuan yang luar biasa,
baik prestasi, maupun militansinya dalam melakukan gerakan perubahan.
Surya Paloh lalu
menunjuk Rio Capella yang berhasil memimpin partai hingga menggelar
kongres partai yang pertama pada 25-26 Januari 2013. Jika kemudian Rio
Capella menyerahkan kepemimpinan partai periode berikutnya kepada Surya
Paloh, “Amanah kongres ini merupakan kepercayaan yang harus saya
pertanggungjawabkan,” kata Surya Paloh.
Prakongres I: Deklarasi Partai NasDem
Partai NasDem sendiri dideklarasikan
kelahirannya pada tanggal 26 Juli 2011 di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta.
Deklarasi Partai NasDem hanyalah salah satu tahapan dari satu rangkaian
proses panjang perjalanan partai ini.
Guna mendapatkan
status resmi sebagai badan hukum, Partai NasDem didaftarkan ke
Kemeterian Hukum dan Hak-hak Asasi Manusia pada bulan Maret 2011.
Kelahiran Partai
NasDem tidak bisa dipisahkan lepas dari visi dan misi utama organisasi
kemasyarakatan (ormas) Nasional Demokrat, yaitu menggalang Gerakan
Perubahan Restorasi Indonesia.
Lolos Verifikasi Administrasi
Setelah resmi menjadi partai, NasDem
terus berupaya memenuhi persyaratan sebagaimana telah diatur dalam
undang-undang untuk menjadi partai peserta pemilu.
Bersama dengan
46 parpol yang mengajukan diri ikut Pemilu 2014, Partai NasDem
mengajukan berkas administrasi kepartaian ke Komisi Pemilihan Umum
(KPU). Pada verifikasi awal terdapat 34 parpol yang lolos dari total 46
parpol yang mendaftar sebagai peserta Pemilu 2014 di KPU. Satu di
antaranya yang lolos verifikasi administrasi adalah Partai NasDem.
Setelah
melakukan verifikasi administrasi atas 34 parpol yang berniat ikut
Pemilu 2014, KPU pada hari Minggu 28 Oktober 2012 malam, akhirnya
mengumumkan hasil verifikasi administrasi. KPU menyatakan ada 16 partai
yang lolos maju ke tahap verifikasi faktual dan 18 partai gugur.
Ketua KPU Husni
Kamil Manik menyatakan satu-satunya partai baru yang lolos tahap
verifikasi administrasi adalah Partai NasDem. Bagi Partai NasDem seperti
diungkapkan Ketua Umum NasDem (ketika itu) Patrice Rio Capella, apa
yang diumumkan KPU bukan suatu kejutan. Pasalnya, "Partai NasDem memang
sudah siap. Kami juga siap bersaing dengan partai parlemen dalam Pemilu
2014 nanti," katanya.
Dari 16 parpol
yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi, KPU menilai Partai NasDem
lolos verifikasi administrasi dengan kualifikasi terbaik. Parpol yang
lolos verifikasi administrasi, berhak mengikuti verifikasi faktual.
Verifikasi faktual adalah tahap verifikasi langsung KPU ke lapangan
untuk mengecek infrastruktur parpol di setiap daerah disesuaikan dengan
hasil verifikasi administrasi.
Lolos Verifikasi Faktual
Senin 7 Januari 2013 merupakan hari yang
mendebarkan bagi Partai NasDem. Pasalnya, hari itu KPU mengumumkan
hasil verifikasi faktual dan menyatakan Partai NasDem lolos dalam
memenuhi persyaratan verifikasi faktual tingkat pusat sebagaimana diatur
dalam UU Pemilu Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilu. Partai NasDem memenuhi semua syarat verifikasi faktual di seluruh provinsi, dengan bukti-bukti, antara lain:
- Memiliki kepengurusan seperti Ketua, Bendahara, dan Sekretaris Jenderal.
- Memiliki lebih dari 30% anggota perempuan.
- Memiliki kantor yang digunakan sampai akhir Pemilu 2014.
Partai NasDem
adalah satu-satunya partai baru yang lolos sebagai peserta Pemilu 2014.
Itu berarti Partai NasDem berhak mengikuti pemilu untuk pertama kalinya
pada 2014.
Keputusan KPU
meloloskan Partai NasDem merupakan hasil dari rapat pleno terbuka yang
digelar di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin 7 Januari
2013. Rapat pleno dihadiri Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), perwakilan
KPU tingkat provinsi se-Indonesia, dan pemantau Pemilu.
Nomor Urut 1
Bahkan kemudian, Partai NasDem membuat sejarah mendapatkan nomor urut 1 sebagai peserta Pemilu 2014.
Dengan telah
ditetapkannya nomor urut partai peserta Pemilu 2014, maka Partai NasDem
yang bernomor urut 1 siap mengikuti Pemilu 2014 untuk satu tekad
mewujudkan gerakan perubahan melalui Restorasi Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar